?Secara Sejarah Tempat yang menjadi sentral atau posko belanda yang kemudian menjadi sentral atau posko belanda yang kemudian menjadi tempat pertahanan belanda mulai tahun 1930 hingga tahun 1943,dan jelas hanya menduduk di lamie secara berlamaan.sejak pertengahan pendudukan di lamie telah menjadi perolahan tatkala adanya pembentukan wilayah dengan berkedudukan ASWET ( asisten wedana ) dalam arti sekarang wilayah kecamatan .Yang pada kala itu pertama di pimpin seorang tokoh bernama Haji Galeng dan kala itu lamie mempunyai wilayah kerajaan kecil yang sering menjadi peperangan dengan belanda,sebagai contoh masa teuku Raja Tampok yang kala itu melakukan perlawanan dengan belanda, maka oleh sebab itu keberadaan belanda di lamie merupakan upaya untuk mendudukan yang atau mengamankan tujuannya.Dan bukan saja itu,lamie merupakan upaya tempat strategis bagi belanda yang menyebabkan bangunan pertahanan di bangun dengan bentuk permanen. kemudian lamie kala itu menjadi sentral ekonomi, oleh sebab itu satu-satunya peukan berdiri di lamie dan banyak orang-orang china mempunyai usaha di Lamie baik perkebunan, Karet atau perniagaan lainya. Begitu juga hal-hal lain yang menjadi jalan Pemerintah seperti Keagamaan. Adanya Teungku KHADI atau sentral telfon dan lainya, akan tetapi keamanan dan ketertiban di bawah kekuasaan belanda maka tidaklah menjadi pemerintahan yang berlaku sekarang.